Bobsman X Rilis Single Kedua “Quarter Life Miris”, Potret Realita Urban Menuju EP COSMOPOLUTAN

Proyek duo musik independen Bobsman X, yang digawangi Wawan Taroek dan Boby Geraldi, kembali melanjutkan perjalanan mereka di kancah musik Indonesia. Pada akhir Agustus 2026, Bobsman X resmi merilis single kedua berjudul “Quarter Life Miris”, sebuah karya yang mengangkat realita kehidupan urban, dilema pekerja kantoran, serta fenomena quarter-life crisis melalui perpaduan musik akustik dan elektrik yang santai.

Rilisan terbaru ini menjadi bagian dari perjalanan Bobsman X menuju EP perdana bertajuk COSMOPOLUTAN. Lewat lagu tersebut, duo ini kembali menawarkan sudut pandang sederhana mengenai berbagai persoalan yang dekat dengan kehidupan masyarakat perkotaan, khususnya mereka yang menjalani rutinitas sebagai pekerja atau yang kerap disebut sebagai “budak korporat”.

 

Dari “Jakarta ku dan kau” ke “Quarter Life Miris”

Sebelum merilis “Quarter Life Miris”, Bobsman X memperkenalkan proyek musik mereka melalui single perdana “Jakarta ku dan kau” pada 15 Mei 2026.

Lagu tersebut membawa kisah kehidupan urban dengan perspektif bahwa kebahagiaan tidak semata-mata ditentukan oleh tempat seseorang berada, tetapi juga oleh siapa yang menemani perjalanan tersebut.

Melalui “Quarter Life Miris”, Bobsman X melanjutkan benang merah cerita tentang kehidupan perkotaan. Namun kali ini, mereka mengambil tema yang lebih dekat dengan keseharian generasi produktif: tekanan pekerjaan, rutinitas, kondisi finansial, hingga dilema kecil yang sering muncul dalam kehidupan sehari-hari.

 

Musik Chill, Lirik Satir dan Realita “Budak Korporat”

Secara musikal, “Quarter Life Miris” menghadirkan pendekatan yang berbeda dari single sebelumnya. Bobsman X mengemas lagu ini melalui perpaduan akustik-elektrik yang chill, laid-back, dan organik. Petikan gitar yang santai berpadu dengan karakter vokal ringan sehingga menciptakan suasana yang nyaman untuk didengarkan. Menariknya, nuansa musik tersebut justru menjadi kontras dengan lirik yang menyentil berbagai realita kehidupan urban.

Mulai dari dilema membeli kopi, melihat teman menikah dan berlibur, mengejar promo tiket tetapi terkendala cuti, menghadapi tagihan, hingga memilih transportasi yang lebih hemat, semuanya dirangkum dalam lirik yang ringan dan mudah dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari.

Salah satu bagian liriknya menggambarkan keresahan tersebut, “Bangun pagi seduh kopi / Biar ku happy / Pikiran belum nyambung liat notifikasi…”

Lirik tersebut kemudian bergerak ke berbagai situasi yang familiar bagi pekerja urban, sebelum ditutup dengan pesan untuk tetap menjalani hidup dengan optimisme. Alih-alih menghadirkan keresahan secara muram, Bobsman X memilih menyampaikannya melalui pendekatan yang santai dan penuh humor.

“Lagu ini jujur banget tentang apa yang kita dan temen-temen rasain tiap hari. Kita sering terjebak di rutinitas ‘pulang kerja tidur lagi, nonton Netflix hibur diri’. Tapi dibanding bikin pikiran makin berat, lewat aransemen akustik yang santai ini kita mau bikin lagu yang enak didengar sambil ngopi, ngingetin kita buat tetep senyum dan saling nyemangatin sebagai ‘bestie’ yang lagi berjuang bareng,” ujar Bobsman X yang terdiri dari Wawan Taroek dan Boby Geraldi.

 

“Quarter Life Miris” dan Fenomena Quarter-Life Crisis

Tema quarter-life crisis menjadi salah satu bagian penting dalam “Quarter Life Miris”. Fenomena tersebut diterjemahkan Bobsman X melalui cerita sederhana tentang rutinitas, pekerjaan, keuangan, hubungan sosial, dan berbagai ekspektasi kehidupan di tengah lingkungan perkotaan. Dengan pendekatan lirik yang satir namun tidak berat, Bobsman X mencoba menjadikan pengalaman tersebut sebagai sesuatu yang bisa dirayakan bersama.

Pesan yang dibawa pun sederhana: ketika kehidupan terasa rumit, tetap mencari alasan untuk tersenyum, saling mendukung, dan terus melangkah.

 

Menuju EP COSMOPOLUTAN

“Quarter Life Miris” bukanlah tujuan akhir perjalanan Bobsman X. Single ini menjadi rilisan kedua dalam rangkaian menuju EP perdana COSMOPOLUTAN.

Setelah single kedua tersebut, Bobsman X telah menyiapkan single ketiga yang akan mengangkat perspektif berbeda mengenai sisi gelap kehidupan urban. Ketiga karya tersebut nantinya akan dirangkum menjadi satu kesatuan dalam EP COSMOPOLUTAN.

Nama COSMOPOLUTAN sendiri merupakan permainan kata dari cosmopolitan dan polutan. Konsep tersebut menjadi representasi satir mengenai kehidupan masyarakat perkotaan yang terlihat gemerlap, tetapi pada saat yang sama tidak terlepas dari tekanan sosial, dinamika kehidupan, serta berbagai persoalan yang menjadi bagian dari keseharian.

 

Rangkaian Perilisan COSMOPOLUTAN

– 15 Mei 2026: “Jakarta ku dan kau” — romantisme dan kehidupan urban.

– Akhir Agustus 2026: “Quarter Life Miris” — realita pekerja urban dengan pendekatan akustik yang santai.

– Mendatang: Single ketiga sekaligus perilisan EP COSMOPOLUTAN.

 

Dengarkan “Quarter Life Miris” di Platform Digital

Single “Quarter Life Miris” dari Bobsman X mulai tersedia di berbagai platform pemutar musik digital sejak akhir Agustus 2026, termasuk Spotify, Apple Music, YouTube Music, dan TikTok.

Melalui rilisan ini, Bobsman X kembali memperlihatkan karakter mereka sebagai proyek musik independen yang mencoba mengolah cerita sehari-hari menjadi karya yang ringan, relatable, dan dekat dengan kehidupan masyarakat urban.

 

Sekilas tentang Bobsman X

Bobsman X merupakan proyek duo musik independen asal Jakarta yang dibentuk oleh Wawan Taroek dan Boby Geraldi.

Lewat eksplorasi aransemen yang organik dan lirik yang jujur, Bobsman X mengangkat berbagai dinamika kehidupan masyarakat urban modern, mulai dari sisi manis hingga pahitnya kehidupan perkotaan.

“Quarter Life Miris” menjadi salah satu bagian dari perjalanan tersebut sekaligus membuka jalan menuju EP perdana mereka, COSMOPOLUTAN.

Rekomendasi